Manajemen dan pengurus MI Maarif 1 Babadan (MIMASBA) kembali menyelenggarakan kegiatan rutinan istighosah pada Jumat (31/10). Kegiatan ini merupakan agenda keagamaan bulanan yang melibatkan wali santri sebagai bentuk ikhtiar spiritual serta doa bersama demi kebaikan dan kesuksesan para santri dalam menuntut ilmu.
Dalam pengumuman resmi yang disampaikan kepada para orang tua atau wali santri, pihak sekolah menyampaikan imbauan agar seluruh wali santri dapat meluangkan waktu untuk hadir mengikuti kegiatan tersebut.
“Assalamualaikum wr. wb. Kami informasikan kepada bapak/ibu wali santri MIMASBA bahwasannya besok Jumat Legi jadwalnya rutinan istighosah. Dimohon kepada seluruh wali santri untuk bisa hadir dalam acara rutinan tersebut,” demikian isi pemberitahuan yang disampaikan pihak sekolah. Melalui kegiatan istighosah ini, MIMASBA berharap dapat mempererat hubungan antara sekolah dan wali santri, sekaligus memperkuat spiritualitas dalam lingkungan pendidikan.
Agenda istighosah digelar dengan khidmat dan penuh doa, sebagai bagian dari ikhtiar bersama untuk masa depan para santri yang lebih baik.
Kepala MIMASBA Eka Zulfa Lailatul Fitri, M.Pd. (Isi nama dan gelar) menyatakan, bahwa kegiatan istighosah bukan sekadar rutinitas, namun merupakan sarana membangun kekuatan spiritual bersama. (Pernyataan penguat, himbauan wali murid untuk aktif)
Isi kutipan langsung, penguat pernyataan Kepala:
“Kami berharap seluruh wali murid dapat berperan aktif dalam kegiatan istighosah. Dengan kebersamaan dan doa yang kita panjatkan, insyaallah segala urusan pendidikan anak-anak kita akan dimudahkan dan mendapat ridha Allah SWT” kata Zulfa
Beliau juga menegaskan bahwa kehadiran dan partisipasi wali murid menjadi bentuk dukungan nyata terhadap keberlangsungan program keagamaan madrasah.
“Istighosah ini bukan hanya untuk siswa, tetapi juga menjadi wadah memperkuat ukhuwah antara sekolah dan orang tua. Semakin banyak yang hadir, semakin kuat pula ikatan kebersamaan dan semangat kita dalam membina generasi berakhlak,” tambahnya. Lebih lanjut, beliau juga menyampaikan apresiasi kepada pengurus Yayasan BP3MNU Babadan yang selalu memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan keagamaan madrasah.
“Sinergi antara pihak madrasah, yayasan, dan wali murid menjadi kunci keberhasilan dalam membentuk lingkungan pendidikan yang religius dan harmonis. Semoga kebersamaan ini terus terjalin dan membawa kemajuan bagi madrasah kita tercinta,” tambahnya.
Ketua Yayasan BP3MNU Babadan dalam kesempatan yang sama turut memberikan dukungan moral agar kegiatan istighosah terus dilestarikan.
“Kami sangat mengapresiasi semangat kebersamaan ini. Melalui istighosah, kita tidak hanya berdoa untuk anak-anak, tetapi juga memohon kekuatan agar seluruh civitas madrasah diberikan kemudahan dalam menjalankan amanah pendidikan,” ungkap perwakilan yayasan.

Sementara itu, Ibu Lilik selaku wali murid dan ketua komite menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap agar tradisi keagamaan seperti ini terus dilestarikan.
“Kami sangat bersyukur bisa dilibatkan dalam kegiatan istighosah ini. Selain menambah keimanan, kami merasa lebih dekat dengan guru-guru dan pihak madrasah. Anak-anak pun jadi lebih semangat belajar karena melihat contoh langsung dari kebersamaan orang tua dan guru,” ujar Ibu Lilik salah satu wali siswa kelas V.
Kegiatan istighosah diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh salah satu pengurus Komite. Suasana khidmat dan kebersamaan tampak begitu terasa, mencerminkan kolaborasi antara madrasah, yayasan, dan para wali murid dalam membentuk generasi yang Terwujudnya cendekia, berakhlak, dan berbudaya sesuai dengan visi MI Ma’arif 1 Babadan.